Printer Epson seri EcoTank seperti L1110, L3110, L3150, dan L5190 adalah printer jagoan yang sangat awet untuk kebutuhan cetak harian. Namun, karena printer ini memiliki sistem penghitung otomatis (internal counter), suatu saat printer akan mendadak mogok kerja dan memunculkan indikasi error.
Jika printer Anda mengalami masalah ini, jangan panik dan jangan langsung dibawa ke tempat servis! Masalah ini 100% bisa diatasi sendiri di rumah menggunakan software Resetter Epson (Adjustment Program).
Di artikel ini, GubukTekno akan membahas tuntas kumpulan kode error, penyebab utamanya, serta membagikan file resetter secara gratis untuk Anda.
Kumpulan Kerusakan yang Bisa Diatasi oleh Resetter
Perlu dicatat, software resetter hanya bisa mengatasi error sistem/software, bukan kerusakan hardware fisik (seperti dinamo mati atau kabel putus). Berikut adalah tanda-tanda kerusakan sistem yang bisa sembuh total dengan resetter:
1. Pesan Warning di Layar Monitor Komputer
Saat Anda mencoba mencetak dokumen, komputer akan memunculkan jendela peringatan (pop-up) dengan pesan berikut:
“Service Required” (Layanan Diperlukan)
“A printer’s ink pad is at the end of its service life. Please contact Epson Support.” (Bantalan tinta printer telah berakhir masa pakainya).
2. Kode Error Status Monitor
Jika Anda mengecek status printer melalui Driver, akan muncul kode status digital:
Error Code: 20000010 atau 20000011 (Mengindikasikan Main Pad Counter telah penuh).
3. Indikasi Lampu pada Fisik Printer (Blinking)
Lampu tombol Power (Daya) dan lampu indikator Tinta/Kertas berkedip secara bergantian atau bersamaan secara terus-menerus (Alternately Blinking) begitu printer dinyalakan.
Kondisi ini membuat carriage (rumah rumah cartridge/head) diam total dan tidak mau bergerak bergerak ke kanan-kiri untuk melakukan cleaning otomatis.
Mengapa Masalah Ini Bisa Terjadi? (Penyebab Utama)
Penyebab utama dari rentetan error di atas adalah Ink Waste Pad Counter telah mencapai batas maksimal (100%).
Di dalam setiap printer Epson, terdapat sebuah busa penyerap (sponge) yang berfungsi menampung sisa-sisa tinta buangan hasil dari proses cetak dan proses head cleaning. Demi mencegah tinta buangan tersebut meluber dan merusak srikuit mesin, Epson menanamkan sistem perhitungan digital (counter) di dalam firmware printer.
Ketika hitungan jumlah cetak dan aktivitas cleaning Anda sudah mencapai batas maksimal yang ditentukan pabrik, printer akan otomatis mengunci diri (lock) dan memunculkan pesan “Service Required”.
Solusi Jitu: Menggunakan Resetter Epson L1110 / L3110 Paket Komplit
Untuk membuka kunci (unlock) printer tersebut, kita harus mereset angka sisa perhitungan counter di dalam IC EEPROM printer kembali ke angka 0%. Di sinilah kita membutuhkan software Adjustment Program.
Berikut adalah daftar printer Epson EcoTank yang berada dalam satu paket ekosistem sasis yang sama, sehingga biasanya bisa diatasi dengan tipe resetter ini:
Epson EcoTank L1110
Epson EcoTank L3110 (Paling populer)
Epson EcoTank L3116
Epson EcoTank L3150 (Versi Wi-Fi)
Epson EcoTank L5190
Apresiasi Karya Penulis
Jika tips atau tutorial di atas bermanfaat bagi Anda, dukung perkembangan gubuktekno.id ini agar terus konsisten menyajikan solusi teknologi berkualitas.





